Infotaiment

Puluhan Truk dan Pickup Dikirim ke Desa di Bojonegoro, Biaya Logistik Dipangkas

aksesadim01
8733
×

Puluhan Truk dan Pickup Dikirim ke Desa di Bojonegoro, Biaya Logistik Dipangkas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260331 WA0010

BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi menerima 107 unit armada operasional yang terdiri dari 57 truk dan 50 mobil pickup.

Serah terima kendaraan berlangsung di halaman Kodim 0813 Bojonegoro, Senin (30/3/2026), sebagai langkah nyata memperkuat pergerakan ekonomi desa.

Armada tersebut akan dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang tersebar di seluruh wilayah Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, turut meninjau langsung kondisi kendaraan.

Bahkan, ia sempat mencoba salah satu unit pickup Mahindra dan memastikan performanya dalam kondisi prima.

“Mantap,” ujarnya singkat sambil mengacungkan jempol usai menjajal kendaraan tersebut.

Kehadiran ratusan armada ini bukan hanya bantuan sarana, melainkan bagian dari strategi besar pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Selama ini, tingginya biaya distribusi menjadi kendala utama bagi petani dan pelaku usaha di desa.

Dengan adanya armada operasional ini, distribusi hasil pertanian dan produk lokal diharapkan bisa dilakukan secara mandiri tanpa bergantung pada pihak ketiga.

Armada tersebut nantinya akan digunakan untuk mengangkut hasil produksi langsung ke pasar, sehingga rantai distribusi menjadi lebih efisien dan biaya bisa ditekan.

“Ini upaya untuk memaksimalkan potensi desa, terutama dalam efisiensi logistik demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegas Bupati Setyo Wahono.

Program ini juga mendapat respon positif dari pemerintah desa.

Kepala Desa Pesen, Kecamatan Kanor, Agus Saputra, menilai langkah ini sebagai solusi konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka peluang kerja baru di desa.

Menurutnya, kehadiran armada operasional akan menciptakan aktivitas ekonomi baru, mulai dari distribusi hingga pengelolaan logistik.

“Program ini sangat membantu masyarakat dan berpotensi menekan angka pengangguran. Terima kasih atas dukungan program nasional yang dirasakan hingga ke desa,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua KDMP Desa Pesen, Khosip Ikhsan.

Ia optimistis persoalan distribusi hasil pertanian yang selama ini menjadi hambatan akan segera teratasi.

Dengan total 382 KDMP di Bojonegoro, armada ini diyakini mampu memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa yang mandiri dan produktif.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa penguatan sektor desa kini semakin konkret, tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga dukungan infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. (er)