TNI/POLRI

Puluhan Pelajar Turun Lapangan, Irigasi Desa Munungrejo Lamongan Kini Bersih

aksesadim01
8882
×

Puluhan Pelajar Turun Lapangan, Irigasi Desa Munungrejo Lamongan Kini Bersih

Sebarkan artikel ini
IMG 20260212 WA0035

LAMONGAN – Aliran irigasi yang sempat tersendat di Dusun Tanjung Kulon, Desa Munungrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, kini kembali mengalir lancar.

Hal itu berkat aksi nyata Karya Bakti yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pelajar, dan masyarakat setempat, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut digagas Koramil 0812/06 Ngimbang bersama personel Yonif TP 887/KJM dengan fokus pada pembersihan sampah serta normalisasi saluran irigasi yang mengalami pendangkalan.

Saluran air itu menjadi urat nadi pertanian warga sehingga keberadaannya sangat vital bagi produktivitas sawah.

Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, memimpin langsung kegiatan di lapangan.

Ia menjelaskan, tumpukan sampah dan sedimen yang menghambat aliran air berpotensi menimbulkan banjir sekaligus mengganggu distribusi air ke area persawahan jika tidak segera ditangani.

“Kami turun bersama lintas sektor untuk memastikan irigasi kembali berfungsi optimal. Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga upaya menjaga keberlangsungan pertanian warga dan mencegah risiko banjir,” tegas Kapten Mustoha.

Aksi Karya Bakti ini juga menjadi contoh kuat sinergi antar instansi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ngimbang Anton Sujarwo, Kapolsek Ngimbang I Wayahe Sumantra, S.H., sekitar 30 personel Yonif TP 887/KJM di bawah pimpinan Lettu Czi Jamil, anggota Koramil, perangkat Desa Munungrejo, masyarakat, serta 50 siswa SMAN 1 Ngimbang.

Keterlibatan puluhan pelajar menjadi perhatian tersendiri. Selain membantu proses pembersihan, kehadiran mereka dinilai sebagai bentuk edukasi langsung tentang pentingnya kepedulian lingkungan dan nilai gotong royong sejak dini.

“Melibatkan generasi muda adalah investasi karakter. Mereka belajar bahwa menjaga lingkungan dan fasilitas umum adalah tanggung jawab bersama,” tambah Kapten Mustoha.

Hasilnya pun langsung terlihat. Saluran irigasi yang sebelumnya tersumbat kini tampak bersih, air mengalir lancar, dan area sekitar menjadi lebih sehat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.

Aksi gotong royong ini menjadi cerminan kuatnya solidaritas antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Sebuah langkah konkret menuju pertanian yang lebih produktif dan desa yang lebih berdaya, sejalan dengan semangat Lamongan Megilan Berhasil. (fs)