Daerah

Prestasi Membanggakan: Dua Desa Bojonegoro Raih KIP Award Tingkat Jatim

aksesadim01
2885
×

Prestasi Membanggakan: Dua Desa Bojonegoro Raih KIP Award Tingkat Jatim

Sebarkan artikel ini
IMG 20251130 WA0002

BOJONEGORO — Komitmen keterbukaan dan transparansi publik di tingkat desa kembali menorehkan hasil manis. Dua desa di Kabupaten Bojonegoro berhasil meraih Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Award Provinsi Jawa Timur 2025 dengan predikat Informatif, kategori tertinggi dalam penilaian KIP.

Dua desa tersebut adalah Desa Tikusan, Kecamatan Kapas yang meraih skor 96,11, dan Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu dengan skor 95,30. Raihan ini sekaligus menempatkan keduanya sebagai desa paling informatif di Jawa Timur, membuktikan bahwa transparansi bukan hanya jargon, tetapi sudah menjadi budaya kerja pemerintah desa.

Kepala Desa Tikusan, Edy Sunarto, mengaku bangga sekaligus bersyukur atas penghargaan bergengsi tersebut.

Ia menegaskan bahwa capaian ini lahir dari sinergi erat antara pemerintah desa dan masyarakat yang aktif mengawal jalannya pembangunan.

“Penghargaan ini bukan hanya milik pemerintah desa, tetapi hasil dari kerja bersama warga Tikusan. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, baik di Bojonegoro maupun daerah lain di Jawa Timur,” tuturnya saat menghadiri Malam Anugerah Keterbukaan Informasi (KI Award) di Aston Bojonegoro City Hotel, Sabtu (29/11/2025).

Menurutnya, semakin transparan pemerintah desa dalam menyampaikan informasi, semakin besar pula ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan mulai tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban.

Dia menilai, keterbukaan adalah kunci yang mendorong lahirnya pembangunan yang berkualitas dan berkeadilan.

Dari pengalaman yang ia lihat langsung di lapangan, Edy menegaskan bahwa pemerintah yang membuka diri terhadap informasi otomatis akan membuka pintu partisipasi masyarakat lebih luas.

Ketika akses informasi mudah, masyarakat merasa dilibatkan dan turut bertanggung jawab atas kemajuan desa.

Prestasi dua desa ini menjadi bukti nyata bahwa transparansi publik mampu memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kepercayaan warga terhadap pemerintah desa. (er)