Infotaiment

Prakiraan Cuaca Bojonegoro Terbaru, BPBD Pastikan Status Aman

aksesadim01
7845
×

Prakiraan Cuaca Bojonegoro Terbaru, BPBD Pastikan Status Aman

Sebarkan artikel ini
IMG 20260204 WA0002

BOJONEGORO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Kabupaten Bojonegoro pada Rabu, 4 Februari 2026, cenderung bervariasi.

Cuaca cerah diperkirakan mengawali aktivitas pagi warga, namun hujan ringan berpotensi turun pada siang hari.

Berdasarkan laporan harian Pusdalops BPBD Kabupaten Bojonegoro yang dimulai pukul 07.00 WIB, kondisi cuaca pagi hari diprediksi cerah dengan suhu udara mencapai 26 derajat Celsius.

Angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan sekitar 12 km per jam, sementara tingkat kelembapan relatif tinggi di angka 88 persen.

Memasuki siang hari, cuaca berubah dengan potensi hujan ringan.

Suhu udara meningkat hingga 28 derajat Celsius, disertai angin barat berkecepatan 12,1 km per jam.

Kelembapan udara siang hari tercatat menurun menjadi 78 persen, namun warga tetap diimbau waspada terhadap perubahan cuaca mendadak.

Pada malam hari, kondisi cuaca kembali cerah. Suhu udara turun menjadi 24 derajat Celsius dengan kelembapan meningkat hingga 94 persen.

Angin bertiup relatif lemah dari arah barat dengan kecepatan sekitar 3 km per jam, menciptakan suasana malam yang lebih tenang.

Sementara itu, pada dini hari, cuaca diprakirakan berawan dengan suhu udara mencapai 23 derajat Celsius.

Tingkat kelembapan udara cukup tinggi yakni 96 persen, disertai angin barat berkecepatan 10 km per jam.

Hasil pemantauan visual menunjukkan kondisi berawan merata di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro.

BPBD Bojonegoro memastikan hingga laporan ini disusun, tidak terjadi kejadian bencana di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Sementara itu, hasil pemantauan debit Sungai Bengawan Solo yang bersumber dari Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo, mencatat Tinggi Muka Air (TMA) 9,35 meter, status normal, tren mengalami kenaikan.

Meski masih berstatus normal, masyarakat yang bermukim di bantaran sungai dihimbau untuk tetap waspada, terutama mengingat tren kenaikan muka air.

BPBD Kabupaten Bojonegoro terus melakukan pemantauan intensif dan mengajak masyarakat untuk mengikuti informasi resmi cuaca dan kebencanaan guna mengantisipasi potensi risiko ke depan. (er)