LAMONGAN — Polres Lamongan terus mengintensifkan upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas melalui rangkaian kegiatan preemtif dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Pada Selasa (3/2/2026), pendekatan humanis dilakukan dengan menyasar berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga anak-anak usia dini.
Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh IPTU Muji Agung Kurniawan, S.H., M.H., bersama jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai tujuan, sasaran, dan pentingnya Operasi Keselamatan Semeru 2026 sebagai langkah pencegahan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Lamongan.
Salah satu strategi yang ditempuh adalah melalui dialog interaktif di Radio JSM Polres Lamongan.
Melalui siaran ini, IPTU Muji Agung Kurniawan menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dan patuh terhadap peraturan di jalan raya demi keselamatan bersama.
Pemanfaatan media radio dinilai efektif dalam menjangkau masyarakat secara luas, sehingga pesan tertib berlalu lintas dapat diterima berbagai lapisan masyarakat dan diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Tak berhenti di situ, Polres Lamongan juga menanamkan budaya keselamatan sejak usia dini melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak).
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Unit Kamsel Satlantas Polres Lamongan bersama TK Islam Wildani Kinameng, Desa Sidokumpul, dan diikuti oleh 64 siswa-siswi TK serta enam guru pendamping.
Dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan, anak-anak dikenalkan pada rambu-rambu lalu lintas, etika berlalu lintas, serta tugas dan peran Kepolisian.
Suasana ceria dan interaktif membuat pesan keselamatan mudah dipahami dan diharapkan dapat tertanam sejak dini.
Sementara itu, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaida, S.Pd mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif mendukung Operasi Keselamatan Semeru 2026 dengan selalu mematuhi aturan berlalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kesadaran pribadi dan lingkungan keluarga.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Polres Lamongan berharap budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat dan mengakar kuat di tengah masyarakat, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026. (fs)







