Peristiwa

Polisi Olah TKP, Dua Pemuda Tewas di Lamongan

aksesadim01
7955
×

Polisi Olah TKP, Dua Pemuda Tewas di Lamongan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260206 WA0034

LAMONGAN — Jalur penghubung Lamongan–Sugio menjadi saksi peristiwa duka pada Jumat dini hari (6/2/2026).

Dua pemuda asal Kecamatan Sugio ditemukan meninggal dunia di tepi jalan wilayah Desa Banjarrejo, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Peristiwa ini pertama kali diketahui warga yang melintas sekitar pukul 02.30 WIB. Seorang korban terlihat tergeletak di sisi jalan tanpa tanda-tanda kehidupan.

Saat warga melakukan pengecekan di sekitar lokasi, satu korban lainnya kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam saluran irigasi, berjarak beberapa meter dari titik penemuan pertama.

Aparat Polres Lamongan yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Di lokasi, petugas menemukan sepeda motor bernomor polisi W 3229 WU yang diduga kuat milik korban.

Kendaraan tersebut terlihat mengalami kerusakan, sehingga menguatkan dugaan awal adanya insiden kecelakaan lalu lintas.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Debbhi, menyampaikan bahwa hasil awal pemeriksaan mengarah pada dugaan kecelakaan.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kejadian.

“Petugas masih mendalami peristiwa ini dengan mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa kondisi kendaraan, serta melakukan pengukuran di lokasi. Kami berhati-hati agar kesimpulan yang diambil benar-benar akurat,” ujarnya.

Kedua korban diketahui berinisial H (34) dan AMS (24), warga Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.

Saat ditemukan, satu korban berada di saluran irigasi, sementara korban lainnya tergeletak di sisi jalan raya.

Proses evakuasi dilakukan oleh petugas kepolisian bersama tim medis, dibantu warga setempat.

Selanjutnya, jenazah kedua korban dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk dilakukan pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Debbhi, menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung.

“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti di lapangan untuk memastikan apakah peristiwa ini murni kecelakaan atau terdapat faktor lain yang mempengaruhi,” tegasnya.

Jalur Lamongan-Sugio sendiri dikenal memiliki penerangan terbatas pada malam hingga dini hari, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. (fs)

GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR JAWA TIMUR

Whatsapp Image 2025 02 20 At 11.03.36 Am 1047x1536

SELAMAT DAN SUKSES

Img 20250220 Wa0060

PERSATUAN JURNALIS INDONESIA

IMG 20240505 WA0011

CALL CENTER POLRI

Call center polda jatim
IMG 20230530 WA0013