BOJONEGORO – Fenomena alam berupa kemunculan pelangi mendadak menyedot perhatian warga di wilayah timur Kabupaten Bojonegoro, Sabtu sore (24/01/2026), sekitar pukul 16.30 WIB.
Momen langka ini sontak memicu antusiasme masyarakat, khususnya warga wilayah Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, yang bergegas keluar rumah untuk menyaksikan keindahan langit usai hujan.
Seruan spontan “Ada pelangi, ada pelangi” terdengar dari salah satu warga bernama Indah.
Teriakan itu mengagetkan tetangga di sekitarnya, sekaligus menjadi penanda dimulainya perburuan visual ke arah langit timur.
Dalam hitungan detik, warga dari berbagai usia tampak keluar rumah, sebagian mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel.
Pelangi terlihat membentang dengan warna-warna cerah, meski hanya bertahan beberapa menit.
Kendati singkat, kehadirannya sukses menciptakan suasana takjub, sekaligus bahagia.
Tak sedikit warga yang langsung membagikan foto dan video pelangi tersebut ke media sosial.
Secara ilmiah, pelangi merupakan fenomena alam yang terjadi akibat proses pembiasan, pemantulan, dan penguraian cahaya matahari oleh tetesan air hujan di atmosfer.
Biasanya, pelangi muncul ketika hujan mulai reda dan sinar matahari kembali menembus awan, menghasilkan spektrum warna yang memukau di langit.
Di Indonesia, pelangi tidak hanya dipandang sebagai fenomena fisika semata, tetapi juga kerap dikaitkan dengan beragam mitos dan makna simbolik.
Sebagian masyarakat memaknainya sebagai pertanda keberkahan, harapan baru, hingga simbol keindahan alam yang mengingatkan manusia akan kebesaran Sang Pencipta.
Momen pelangi di langit Bojonegoro ini menandakan bahwa alam masih kerap menghadirkan kejutan sederhana yang mampu menyatukan rasa kagum banyak orang dalam satu pandangan yang sama. (er)







