TNI/POLRI

Pantura Disekat, Polres Lamongan Antisipasi Gangguan Ramadhan

aksesadim01
7900
×

Pantura Disekat, Polres Lamongan Antisipasi Gangguan Ramadhan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260301 WA0023

LAMONGAN – Komitmen menjaga keamanan selama bulan suci Ramadhan 1447 H benar-benar ditunjukkan jajaran Polres Lamongan.

Aparat kepolisian Lamongan memperketat pengawasan di kawasan Pantura, khususnya wilayah Paciran, melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Cooling System hingga patroli penyekatan skala besar, Sabtu malam (28/2/2026).

Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) tetap stabil sepanjang Ramadhan.

Kegiatan diawali Rakor Cooling System yang digelar pukul 21.45 WIB di Balai Desa Weru, Kecamatan Paciran. Forum ini menjadi ruang konsolidasi antara aparat keamanan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Hadir dalam rakor tersebut Kabagops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso, jajaran pejabat utama, Camat Paciran, Danramil 0812/17 Paciran, Kapolsek Paciran AKP Erni Sugihastuti, para kepala desa, serta perwakilan elemen masyarakat.

Dalam arahannya, Kabagops menyampaikan pesan tegas dari Kapolres Lamongan agar tradisi patroli sahur keliling menggunakan sound system berlebihan dihentikan.

“Menjaga kamtibmas bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab bersama. Tradisi yang berpotensi memicu gesekan harus dievaluasi. Mari isi Ramadhan dengan kegiatan yang lebih positif dan bermanfaat,” tegasnya.

Camat Paciran menyatakan siap menerbitkan surat himbauan resmi kepada seluruh desa untuk meniadakan patroli sahur bersuara keras.

Kapolsek Paciran pun meminta kepala desa aktif menyosialisasikan kebijakan tersebut hingga ke tingkat pemuda.

Kepala Desa Sidokumpul menyatakan dukungan penuh atas penghentian patroli sahur keliling.

Sementara Kepala Desa Weru mengusulkan pendekatan persuasif melalui pembinaan langsung kepada para pemuda oleh Karang Taruna.

Kesepakatan pun diambil: penghentian patroli sahur di wilayah Komplek Weru Paciran dan sekitarnya akan disosialisasikan secara humanis oleh Karang Taruna demi menjaga suasana Ramadhan tetap damai.

90 Personel Diterjunkan, Pantura Dijaga Ketat
Usai rakor, tepat pukul 01.00 WIB, jajaran Polres Lamongan langsung bergerak melakukan patroli Harkamtibmas di jalur strategis Jalan Raya Deandles Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Pengamanan difokuskan di titik-titik rawan, termasuk perbatasan Lamongan–Gresik serta kawasan Tugu Perbatasan Panceng–Tlogosadang.

Sebanyak 1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) dengan kekuatan 90 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi dan Polsek Rayon 6 diterjunkan dalam patroli tersebut.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi penyekatan dan antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya pada jam rawan menjelang sahur.

Dalam apel pengarahan, Kabagops menegaskan seluruh anggota harus bertindak profesional dan sesuai prosedur hukum.

“Laksanakan tugas secara profesional. Jika ditemukan hal mencurigakan, lakukan pemeriksaan secara humanis namun tetap tegas sesuai ketentuan,” ujarnya.

Patroli siaga ini tidak hanya berfungsi sebagai pengawasan malam hari, tetapi juga sebagai langkah preventif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan rasa aman dan nyaman.

Melalui kombinasi Rakor Cooling System dan patroli penyekatan skala besar ini, Polres Lamongan berharap situasi kamtibmas di wilayah Pantura Paciran hingga Kabupaten Lamongan secara umum tetap kondusif sepanjang bulan suci.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid turut mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Call Center 110 (gratis) jika membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing. (fs)