TNI/POLRI

Pantauan Malam di Tol Cikampek, Kakorlantas Pastikan Arus Balik Masih Aman

aksesadim01
8746
×

Pantauan Malam di Tol Cikampek, Kakorlantas Pastikan Arus Balik Masih Aman

Sebarkan artikel ini
IMG 20260329 WA0021

BOJONEGORO – Situasi arus balik Lebaran 2026 hingga Sabtu malam (28/3/2026) terpantau masih dalam kondisi terkendali.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, saat melakukan monitoring di Rest Area KM 62B Tol Cikampek, Jawa Barat.

Dalam peninjauan tersebut, Kakorlantas menegaskan bahwa arus kendaraan, khususnya di jalur tol Trans Jawa menuju Jakarta, masih bergerak lancar meski terjadi kepadatan di beberapa titik, terutama di jalur arteri.

Menurutnya, hasil pemantauan menunjukkan bahwa pergerakan kendaraan dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Cikampek Utama (Cikatama) masih relatif stabil dan terkendali.

Untuk mendukung kelancaran, rekayasa lalu lintas berupa contraflow satu lajur juga telah diterapkan di ruas KM 70 hingga KM 55 Tol Cikampek.

“Secara umum arus di jalan tol masih cukup baik dan terkelola. Rekayasa lalu lintas yang diterapkan mampu menjaga kelancaran kendaraan yang mengarah ke Jakarta,” ujarnya.

Kakorlantas menjelaskan, hingga saat ini skema one way tahap kedua Presisi masih diberlakukan dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Cikatama.

Kebijakan ini dinilai efektif dalam mengurai lonjakan kendaraan dari arah timur, khususnya jalur Trans Jawa.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari wilayah Jawa Tengah, arus kendaraan di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, belum menunjukkan peningkatan signifikan.

Hal ini menjadi salah satu pertimbangan belum diperluasnya penerapan one way ke tahap berikutnya.

“Selama parameter di Kalikangkung masih stabil, maka one way tahap kedua tetap dipertahankan dan belum diperpanjang,” jelasnya.

Meski kondisi masih terkendali, pihak kepolisian tetap menyiapkan langkah antisipatif.

Salah satunya adalah rencana penerapan one way tahap ketiga dari KM 390 wilayah Kendal, jika terjadi lonjakan arus kendaraan dari arah timur maupun selatan.

Namun demikian, kebijakan tersebut masih dalam tahap evaluasi dan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Untuk menjaga kelancaran arus balik, jajaran kepolisian dari tingkat Polda hingga Polres telah disiagakan penuh di berbagai titik rawan, termasuk jalur Pantura dan jalur selatan (Pansela).

Selain itu, penertiban kendaraan sumbu tiga juga terus dilakukan sebagai bagian dari strategi mengurangi hambatan lalu lintas.

“Kami mengapresiasi seluruh personel yang telah bekerja keras di lapangan. Pembatasan kendaraan sumbu tiga sangat membantu memperlancar arus balik,” tegasnya.

Terkait kemungkinan normalisasi lalu lintas, Kakorlantas menyebut langkah tersebut masih belum dilakukan.

Hal ini karena volume kendaraan menuju Jakarta masih cukup tinggi.

Untuk sementara, skema one way tahap kedua akan tetap diberlakukan hingga Minggu (29/3/2026), sembari terus dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala.

Dengan berbagai strategi dan kesiapan personel di lapangan, Korlantas Polri memastikan arus balik Lebaran tahun ini tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali. (dpw)