TNI/POLRI

Panen Raya Sarirejo Lamongan Jadi Bukti Nyata Sinergi Kuat Lintas Sektor

aksesadim01
8894
×

Panen Raya Sarirejo Lamongan Jadi Bukti Nyata Sinergi Kuat Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
IMG 20260221 WA0000

LAMONGAN – Hamparan sawah di Dusun Dampit, Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Jumat (20/02/2026), menjadi saksi keberhasilan kolaborasi solid antara aparat kewilayahan dan para petani.

Panen raya padi varietas PMJ 01 di lahan demplot seluas 0,7 hektare milik Khoiri, anggota Poktan Gempol Berkah, berlangsung penuh semangat dan optimisme.

Panen tersebut bukan sekedar agenda seremonial, tetapi menjadi bukti konkret bahwa sinergi antara Muspika Sarirejo, penyuluh pertanian, dan kelompok tani mampu menghadirkan hasil nyata bagi ketahanan pangan desa.

Kegiatan ini turut dihadiri Pgs Danramil 0812/25 Sarirejo, Serma Dalil, bersama jajaran Muspika, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran unsur TNI menunjukkan komitmen pendampingan langsung kepada petani, mulai dari masa tanam hingga panen.

Serma Dalil menegaskan bahwa keterlibatan TNI AD dalam sektor pertanian merupakan bagian dari pembinaan teritorial guna mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami hadir untuk memastikan petani mendapatkan pendampingan maksimal. Keberhasilan demplot ini diharapkan menjadi contoh dan penyemangat bagi petani lain agar terus meningkatkan produktivitas,” ujarnya di sela panen.

Varietas PMJ 01 yang ditanam dalam pola demonstration plot (demplot) dipilih karena dikenal memiliki ketahanan terhadap serangan hama serta menghasilkan bulir yang bernas dan berkualitas.

Menurut PPL Kecamatan Sarirejo, Fitri, demplot ini sengaja dijadikan sarana uji adaptasi untuk mengetahui kesesuaian varietas dengan kondisi tanah dan cuaca di wilayah tersebut.

“Hasilnya cukup memuaskan dan sesuai target produktivitas yang direncanakan. Ini menjadi referensi penting untuk pengembangan tanam berikutnya,” jelasnya.

Keberhasilan panen di lahan percontohan ini membuka peluang lebih luas bagi petani di Kecamatan Sarirejo untuk mengadopsi varietas yang sama demi meningkatkan hasil produksi.

Panen raya PMJ 01 di Desa Gempoltukmloko menjadi gambaran nyata bahwa penguatan ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari skala besar.

Justru dari lahan 0,7 hektare inilah lahir optimisme besar bagi stabilitas stok pangan daerah.

Kolaborasi antara TNI, pemerintah kecamatan, penyuluh, dan kelompok tani terbukti menjadi kunci keberhasilan.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan terus terjaga agar kesejahteraan petani meningkat dan produktivitas pertanian semakin stabil.

Langkah kecil di hamparan sawah Sarirejo ini menjadi pesan kuat, ketika semua elemen bersatu, ketahanan pangan bukan sekadar wacana, melainkan kenyataan yang bisa dipanen bersama. (fs)