BOJONEGORO – Awal tahun 2026 menjadi momentum membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Daerah yang dipimpin Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah itu kembali menorehkan prestasi dengan meraih Penghargaan Opini Hasil Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Tahun 2025 dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan tersebut diserahkan pada Kamis (19/02/2026) di Ruang Jayabaya, Kantor Wali Kota Surabaya, dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah.
Capaian ini menempatkan Bojonegoro dalam Kategori Opini Kualitas Tertinggi, sekaligus menjadi indikator kuat bahwa tata kelola pemerintahan daerah dinilai semakin profesional, transparan, dan minim praktik maladministrasi.
Opini Ombudsman yang sebelumnya dikenal sebagai penilaian kepatuhan kini bertransformasi menjadi ukuran komprehensif dalam menilai kualitas tata kelola pemerintahan.
Artinya, penghargaan ini bukan sekedar formalitas administratif, tetapi cerminan nyata bahwa pelayanan publik berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan integritas.
Wabup Nurul Azizah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan pendampingan yang diberikan Ombudsman selama proses evaluasi berlangsung.
“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas arahan dan pendampingan dari Ombudsman. Penilaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemkab Bojonegoro tidak menutup mata terhadap potensi kelalaian dalam pelayanan.
Namun, setiap kekurangan dijadikan bahan evaluasi untuk pembenahan berkelanjutan.
Menurutnya, di era arus informasi yang begitu cepat, kualitas pelayanan publik menjadi perhatian utama masyarakat.
Karena itu, perbaikan terus dilakukan mulai dari peningkatan sumber daya manusia, sarana prasarana, efisiensi waktu layanan, hingga efektivitas sistem kerja.
Dalam kesempatan yang sama, Ombudsman Jawa Timur juga memberikan penghargaan kepada tiga unit pelayanan di lingkungan Pemkab Bojonegoro yang dinilai memiliki kualitas pelayanan sangat baik, yakni, RSUD Padangan, Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.
Pengakuan ini memperkuat komitmen Pemkab Bojonegoro dalam menghadirkan layanan publik yang cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan raihan Opini Kualitas Tertinggi ini, Bojonegoro kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah di Jawa Timur yang serius membangun tata kelola pemerintahan bebas maladministrasi. (er)







