Daerah

Oktober Penuh Bencana, BPBD Catat Bojonegoro Diterjang Angin, Longsor, dan Banjir

orbitnasional333
2907
×

Oktober Penuh Bencana, BPBD Catat Bojonegoro Diterjang Angin, Longsor, dan Banjir

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20251107 233336 copy 1280x827

BOJONEGORO – Cuaca ekstrem kembali melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro sepanjang Oktober 2025. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, berbagai bencana terjadi hampir merata di beberapa kecamatan, mulai dari angin kencang, tanah longsor, banjir bandang, hingga luapan sungai yang menenggelamkan area permukiman warga.

Sejumlah rumah warga dilaporkan rusak, beberapa pohon tumbang menutup akses jalan, bahkan ruang kelas di salah satu sekolah turut mengalami kerusakan akibat terjangan angin. Meski demikian, kabar baiknya, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, S.STP., MM, menegaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi hingga akhir tahun.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada. Periksa kondisi rumah secara berkala, hindari berteduh di bawah pohon saat hujan dan angin kencang, serta segera laporkan jika terjadi kejadian yang berpotensi membahayakan,” ujar Heru Wicaksi, Kamis (6/11/2025).

Heru juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan di wilayah rawan bencana seperti daerah bantaran sungai dan perbukitan yang berpotensi mengalami longsor.

BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau kondisi lapangan, menyiapkan tim tanggap darurat, serta menyebarkan informasi peringatan dini kepada masyarakat.

Selain itu, Heru menghimbau masyarakat agar aktif memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dari BMKG maupun kanal resmi BPBD Bojonegoro.

“Kewaspadaan adalah kunci utama dalam mengurangi risiko bencana. BPBD bersama seluruh elemen masyarakat akan terus siaga menghadapi potensi bencana di musim hujan ini,” pungkasnya. (Er)