TNI/POLRI

Mutasi Jabatan, Kasdim Lamongan Dilepas Penuh Kehormatan

aksesadim01
8940
×

Mutasi Jabatan, Kasdim Lamongan Dilepas Penuh Kehormatan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260216 WA0031

LAMONGAN – Suasana emosional terasa kuat di Lapangan Upacara Makodim 0812/Lamongan, Senin (16/02/2026).

Jajaran Kodim 0812/Lamongan menggelar tradisi pelepasan untuk Kepala Staf Kodim (Kasdim) Mayor Arh Moh. Ngateno beserta istri, Ny. Moh. Ngateno, dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat dan penuh penghormatan.

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0812/Lamongan, Deni Suryo Anggo Digdo, dan dihadiri para Perwira Staf, Danramil jajaran, prajurit, PNS, hingga jajaran Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Dim 0812.

Dalam amanatnya, Dandim menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta kontribusi Mayor Arh Moh. Ngateno selama menjabat sebagai Kasdim.

Menurutnya, mutasi jabatan di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari dinamika organisasi, sekaligus langkah strategis untuk penyegaran dan pengembangan karier prajurit.

“Terima kasih atas pengabdian dan kontribusi luar biasa yang telah diberikan untuk kemajuan satuan dan kelancaran tugas-tugas Kodim 0812/Lamongan,” tegasnya.

Selama menjabat, Mayor Ngateno dinilai mampu menjaga soliditas internal serta mendukung berbagai program teritorial yang berdampak langsung bagi masyarakat Lamongan.

Prosesi pelepasan berlangsung penuh makna. Rangkaian acara diawali dengan laporan resmi, penyerahan piagam penghargaan, serta pemberian cenderamata sebagai bentuk apresiasi satuan.

Momen paling menyentuh terjadi saat prosesi jajar kehormatan atau pedang pora lorong prajurit yang menjadi simbol penghormatan dan kebanggaan satuan kepada pejabat yang dilepas.

Tepuk tangan dan salam hormat mengiringi langkah Mayor Ngateno dan istri meninggalkan lapangan upacara.

Dalam pesan dan kesannya, Mayor Arh Moh. Ngateno mengungkapkan rasa syukur serta kebanggaannya pernah menjadi bagian dari keluarga besar Kodim 0812/Lamongan.

Ia juga memohon doa restu untuk mengemban amanah di satuan yang baru.

Tak lupa, apresiasi khusus disampaikan kepada sang istri, Ny. Moh. Ngateno, atas peran aktifnya dalam kegiatan Persit, terutama di bidang sosial dan kesejahteraan keluarga prajurit.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari seluruh anggota dan sesi foto bersama sebagai kenangan atas kebersamaan dan pengabdian yang telah terjalin.

Tradisi pelepasan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud penghormatan atas dedikasi seorang prajurit yang telah mengabdikan diri bagi satuan dan bangsa. (fa)