Infotaiment

Malam Puncak HPN 2026, Bupati Bojonegoro Diganjar Penghargaan Bergengsi

aksesadim01
8730
×

Malam Puncak HPN 2026, Bupati Bojonegoro Diganjar Penghargaan Bergengsi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260328 WA0026

BOJONEGORO – Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, kembali menorehkan prestasi dengan menerima penghargaan bergengsi Angling Dharma PWI Award 2026.

Penghargaan ini diberikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro dalam acara Resepsi dan Awarding Hari Pers Nasional 2026 yang digelar pada Jumat malam (27/3/2026) di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kepemimpinan Setyo Wahono yang dinilai berhasil mendorong kesejahteraan masyarakat sekaligus mengakselerasi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bojonegoro.

Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menegaskan bahwa peringatan Hari Pers Nasional tahun ini menjadi momentum penting bagi insan pers untuk terus berkontribusi di tengah dinamika perkembangan zaman.

Ia menyebut, tantangan dunia jurnalistik semakin kompleks seiring pesatnya kemajuan teknologi.

Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun mitra perusahaan seperti sektor migas dan BUMD, menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas dan profesionalitas jurnalis.

“Dukungan ini adalah investasi untuk meningkatkan kapasitas jurnalis agar mampu menyampaikan informasi yang akurat, berimbang dan edukatif kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengapresiasi peran PWI yang dinilai konsisten menjadi mitra strategis pemerintah.

Dia menekankan bahwa pers memiliki fungsi vital sebagai kontrol sosial sekaligus penyampai informasi yang objektif.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers harus terus diperkuat demi menciptakan transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Saya selalu menekankan kepada jajaran OPD untuk tidak anti terhadap pers. Kita harus terbuka. Pers juga diharapkan menyampaikan informasi secara objektif dan turut memberikan edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak PWI untuk terus meningkatkan pembinaan dan pelatihan bagi para wartawan agar semakin profesional, berkompeten, serta menjunjung tinggi etika jurnalistik.

Dirinya juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat, sehingga insan pers tetap mampu menjaga kualitas informasi di tengah arus digitalisasi.

“Kami dari pemerintah daerah siap bersinergi. Yang terpenting, etika jurnalistik harus tetap dijaga agar kepercayaan publik terhadap pers semakin kuat,” pungkasnya.

Acara berlangsung penuh kehangatan dan menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, insan pers, serta berbagai mitra strategis dalam membangun Bojonegoro yang lebih maju dan transparan. (Pro/Er)