BOJONEGORO – Nama Daffa Ardian Pratama mendadak jadi sorotan publik. Bocah kelas 3 SD asal Desa Growok, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro ini viral di media sosial berkat kecerdasannya di bidang teknologi yang dinilai jauh melampaui usianya.
Kemampuan unik Daffa tak hanya mencuri perhatian warganet, tetapi juga mengetuk kepedulian jajaran kepolisian Bojonegoro.
Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi bersama Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (PYKB) Cabang Bojonegoro, Ny. Dita Afrian, turun langsung mengunjungi kediaman bocah berbakat tersebut.
Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Yayasan Kemala Bhayangkari ke-46 yang akan jatuh pada 5 Mei mendatang.
Dari Viral ke Aksi Nyata
Saat tiba di rumah Daffa, suasana langsung mencair.
Bocah tersebut terlihat asyik “mengoprek” komputer pribadinya.
Menariknya, ia mampu menjelaskan berbagai komponen PC dengan lancar saat diajak berdiskusi.
Tak butuh waktu lama, perhatian itu diwujudkan dalam bentuk nyata.
Kapolres bersama Ketua PYKB menyerahkan satu unit laptop sebagai dukungan terhadap bakat luar biasa yang dimiliki Daffa.
Momen paling mencuri perhatian terjadi saat Daffa langsung membuka hadiah tersebut.
Dengan penuh antusias, ia melakukan unboxing, menyalakan perangkat, hingga mengecek spesifikasi laptop layaknya seorang teknisi profesional.
Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi muda yang memiliki potensi besar.
Menurutnya, bakat seperti yang dimiliki Daffa tidak boleh dibiarkan berkembang tanpa arah.
“Di Bojonegoro ternyata ada anak dengan kemampuan luar biasa. Ini harus kita jaga dan bimbing agar berkembang ke arah positif. Harapannya bisa menjadi bagian dari generasi Indonesia Emas 2045,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).
Senada dengan itu, Ketua PYKB Cabang Bojonegoro Ny. Dita Afrian menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan mampu menunjang proses belajar Daffa ke depan.
Dia juga menekankan bahwa kegiatan sosial ini menjadi bagian dari nilai utama yayasan: memberi manfaat bagi sesama.
Daffa merupakan putra pasangan Andik Sujianto (37) dan Lusiardiana (36).
Sejak usia taman kanak-kanak, dirinya sudah menunjukkan ketertarikan kuat terhadap dunia teknologi.
Hebatnya, kemampuan tersebut berkembang secara otodidak.
Daffa tidak hanya memahami komputer, tetapi juga mampu mengenali komponen elektronik hingga membedakan mesin dua tak dan empat tak.
Potensi inilah yang membuat banyak pihak optimistis, Daffa bisa menjadi salah satu talenta muda yang membawa nama Bojonegoro di masa depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pihak, di antaranya pengurus PYKB, Camat Dander Teguh Wibowo, Forkopimca Dander, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Anwar Mukhtadlo beserta jajaran.
Kehadiran berbagai unsur ini menjadi bukti bahwa perhatian terhadap generasi muda berbakat kini semakin serius dan terarah. (Er)







