Daerah

Kampung Pesilat Bergerak, Pengurus IPSI Bojonegoro Resmi Dilantik

aksesadim01
6776
×

Kampung Pesilat Bergerak, Pengurus IPSI Bojonegoro Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini
IMG 20251207 WA0002

BOJONEGORO — Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menghadiri Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bojonegoro Masa Bakti 2025–2029, Jumat (5/12/2025).

Acara yang digelar di Ruang Angling Dharma Gedung Pemkab Bojonegoro ini berlangsung khidmat dan penuh semangat persatuan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua IV Pengprov IPSI Jawa Timur KH. Sholahuddin Faturrahman, S.Ag., S.H., M.Si, jajaran forkopimda, sesepuh dan ketua perguruan, pengurus IPSI, serta para undangan.

Usai prosesi pelantikan, seluruh pengurus baru membacakan ikrar dengan tertib menandai sebuah momentum penting bagi perjalanan pencak silat di Kabupaten Bojonegoro.

Ketua IPSI Bojonegoro terpilih periode 2025–2029, Endro Setyo Widodo, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terlaksananya pelantikan.

“Amanah ini bukan hanya tugas, tetapi bentuk tanggung jawab bersama untuk memajukan olahraga di Bojonegoro,” ujarnya.

Endro menegaskan bahwa Bojonegoro memiliki potensi luar biasa di dunia persilatan.

“Dengan jumlah anggota mencapai ratusan ribu, kita memiliki kekuatan besar. Potensi ini harus dimaksimalkan untuk mencetak prestasi bukan hanya di satu cabang, tetapi di seluruh cabang olahraga. Dengan kerja sama dan komitmen, hasil besar pasti bisa kita raih,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan antarperguruan.

“Bojonegoro sebagai Kampung Pesilat adalah kebanggaan kita. Potensi ini harus terus dirawat dan dikembangkan,” katanya.

Bupati juga menegaskan bahwa pencak silat bukan hanya soal teknik atau kompetisi.

“Pencak silat mengajarkan disiplin, karakter, dan ketakwaan. Inilah nilai-nilai yang harus terus ditanamkan,” tandasnya.

Ia mendorong IPSI Bojonegoro untuk menjadi wadah kokoh yang mampu menyatukan 13 perguruan silat yang ada, melalui komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi yang baik.

Bupati Wahono juga menyoroti pentingnya pendidikan budi pekerti bagi seluruh pesilat. “Budi pekerti harus menjadi pelajaran utama karena menjadi pondasi pembentuk kepribadian yang baik,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Wahono berharap pengurus IPSI periode baru dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas.

“Semoga pengurus IPSI yang baru dapat membawa prestasi dan kebanggaan bagi Kabupaten Bojonegoro,” pungkasnya. (Pro/er)