Daerah

Jaga Usia Jembatan TBB, Pemkab Bojonegoro Pasang Portal Jalan

aksesadim01
7784
×

Jaga Usia Jembatan TBB, Pemkab Bojonegoro Pasang Portal Jalan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260202 WA0035

BOJONEGORO – Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah turun langsung ke lapangan untuk meninjau pemasangan portal jalan di akses masuk Jembatan TBB (Terusan Bojonegoro–Blora), Senin (2/2/2026).

Peninjauan dilakukan di wilayah Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, yang menjadi penghubung antara Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Langkah ini merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas, sekaligus melindungi kondisi jalan dan jembatan agar tetap awet dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Sebelum peninjauan lapangan, Pemkab Bojonegoro terlebih dahulu menggelar rapat pematangan di Ruang Setyowati, Gedung Lama Lantai 2. Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Satlantas Polres Bojonegoro, Dinas Perhubungan, Dinas PUBM, Dinas Pemadam Kebakaran, serta Satpol PP.

Dalam rapat tersebut dibahas secara detail mulai dari aspek teknis pemasangan portal, pengaturan keselamatan lalu lintas, hingga potensi dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan bahwa pemasangan portal di ruas jalan Luwihaji–Medalem bertujuan untuk mengendalikan kendaraan bertonase besar yang selama ini masih kerap melintas di jalur tersebut.

Ruas jalan ini masuk kategori jalan kelas III atau jalan lokal, yang memiliki batasan teknis tertentu.

Jalan tersebut hanya diperuntukkan bagi kendaraan dengan lebar maksimal 2.100–2.500 milimeter, panjang 9.000–18.000 milimeter, serta muatan sumbu terberat (MST) maksimal 8 ton.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Willy Fitrama, menjelaskan bahwa pemasangan portal merupakan tindak lanjut dari aspirasi Pemerintah Desa dan masyarakat setempat yang menginginkan pengaturan lalu lintas demi keselamatan warga.

Portal dipasang sekitar 200 meter sebelum jembatan, dengan tinggi 2,8 meter dan lebar 2,3 meter di sisi kanan dan kiri jalan.

Selain itu, bagian tengah jalan juga dilengkapi barikade pengaman sebagai penanda visual bagi pengguna jalan.

Saat meninjau langsung lokasi pemasangan, Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa portal tersebut bukan untuk membatasi aktivitas warga, melainkan sebagai langkah pengamanan dan pengendalian lalu lintas.

“Portal ini dibuat demi keamanan dan kenyamanan bersama. Kami sering menerima laporan kendaraan bertonase berat masih melintas di jalur ini, padahal tidak sesuai peruntukannya. Kami mengimbau kendaraan besar agar menggunakan rute yang semestinya,” tegas Nurul Azizah.

Menurutnya, selain menjaga keselamatan pengguna jalan, pembatasan ini juga penting untuk melindungi lingkungan dan memperpanjang usia infrastruktur, khususnya Jembatan TBB yang menjadi jalur strategis antarprovinsi.

Dengan pemasangan portal ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap lalu lintas di kawasan tersebut menjadi lebih tertib, aman, dan berkelanjutan, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar jalur penghubung Bojonegoro–Blora. (Pro/er)