Daerah

Genangan Kerap Ganggu Aktivitas, Ini Solusi Cepat Pemkab Bojonegoro

aksesadim01
7966
×

Genangan Kerap Ganggu Aktivitas, Ini Solusi Cepat Pemkab Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260114 WA0005

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat mengantisipasi potensi genangan air di wilayah perkotaan.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah turun langsung meninjau kesiapan pemasangan pompa air submersible (sibel) permanen di tiga titik penting kawasan pusat kota, Senin (12/1/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari strategi tanggap darurat sekaligus solusi jangka menengah untuk mengurangi dampak genangan air yang kerap muncul saat curah hujan tinggi mengguyur Bojonegoro.

Adapun tiga lokasi yang diprioritaskan yakni di depan Kantor Arsip Jalan Pattimura No. 1A Sumbang, depan SMP Islam Jalan Panglima Polim No. 38 Sumbang, serta di kawasan Rumah Dinas Wakil Bupati di Jalan Panglima Sudirman.

Ketiganya merupakan kawasan vital dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi, mulai dari area perkantoran, lingkungan pendidikan, hingga jalur protokol utama.

Wabup Nurul Azizah menegaskan, pemasangan sibel permanen ini bukan sekadar menambah alat penyedot air, tetapi menjadi bagian penting dari integrasi sistem drainase perkotaan.

Pompa sibel berfungsi sebagai pompa bantu mekanis untuk mempercepat aliran air ketika saluran drainase tidak lagi mampu menampung debit air hujan.

“Ketika hujan ekstrem membuat drainase kota mencapai titik jenuh, sibel inilah yang berperan sebagai solusi cepat agar air segera dialirkan dan genangan tidak bertahan lama,” jelasnya di sela peninjauan.

Menurutnya, kehadiran pompa sibel permanen memberikan berbagai manfaat strategis bagi tata kelola kota.

Mulai dari mempercepat surutnya genangan di jalan raya, mencegah kerusakan aspal dan fasilitas publik, menjaga kelancaran lalu lintas, hingga meminimalisir risiko kecelakaan dan kerugian material, khususnya di kawasan sekolah dan perkantoran.

“Kami ingin memastikan masyarakat tetap nyaman beraktivitas saat musim hujan. Jalan harus cepat kering, akses pendidikan dan roda ekonomi tidak boleh terganggu hanya karena genangan air,” tegas Nurul Azizah.

Pemkab Bojonegoro berharap, pemasangan sibel permanen di titik-titik rawan ini mampu menjadi solusi efektif dalam pengendalian genangan air sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur perkotaan ke depan. (er)