Daerah

DWP Bojonegoro Beberkan Peran Strategis Perempuan, Wajib Baca

aksesadim01
7151
×

DWP Bojonegoro Beberkan Peran Strategis Perempuan, Wajib Baca

Sebarkan artikel ini
IMG 20251209 WA0044

BOJONEGORO – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro menggelar refleksi besar mengenai peran perempuan sebagai pilar utama pembangunan bangsa.

Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT DWP ke-26 dan Hari Ibu ke-97, yang dipusatkan di Pendopo Malowopati, Selasa (9/12/2025).

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, hadir memberikan arahan. Ia menegaskan bahwa tema DWP tahun ini, “Sehat dan Berdaya”, sangat sejalan dengan visi Kabupaten Bojonegoro, Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.

“Ketika perempuan sehat, ia bahagia. Ketika perempuan berdaya, di situlah letak kemakmuran,” ujar Wabup, sekaligus mengibaratkan kaum ibu sebagai “induk” yang melahirkan dan membina aset bangsa.

Ia menekankan pentingnya dukungan istri bagi para ASN agar suami dapat bekerja optimal demi kemajuan daerah.

Ketua DWP Bojonegoro, Emi Susanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa momen ini tidak hanya bersifat seremonial. Lebih dari itu, momentum ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan kembali peran strategis perempuan.

“Tema ini mengingatkan kita bahwa perempuan berperan besar membentuk karakter dan kualitas keluarga, serta mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan HUT DWP yang berlangsung sejak September hingga Desember 2025 memuat empat fokus utama yaitu meningkatkan kapasitas perempuan dalam pendidikan keluarga dan pemberdayaan masyarakat. Memperkuat solidaritas organisasi. Mengapresiasi peran ibu serta mendorong DWP menjadi organisasi modern, produktif, dan relevan dengan pembangunan daerah.

Penasihat DWP Bojonegoro, Cantika Wahono, juga memberikan penegasan. Menurutnya, usia ke-26 merupakan fase matang bagi DWP untuk semakin energik dan progresif.

Ia menyebut perempuan memiliki tiga posisi strategis: sebagai ibu, agen perubahan, dan penjaga nilai-nilai etika generasi penerus.

Cantika kemudian memberikan tiga pesan penting bagi seluruh anggota DWP yakni tingkatkan kapasitas diri, perkuat kontribusi sosial dan jaga harmonisasi keluarga.

“Perempuan harus menjadi mitra suami yang efektif, sekaligus ibu yang penuh kasih sayang,” tandasnya.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi yang penuh semangat untuk memperkuat kiprah perempuan Bojonegoro dalam membangun keluarga dan daerah. (er)