BOJONEGORO – DPRD Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat merespon polemik ketenagakerjaan dan perizinan operasional PT Berkah Abadi Ice.
Melalui audiensi gabungan yang digelar bersama Komisi A dan Komisi C DPRD Bojonegoro, berbagai persoalan penting dibedah secara terbuka, Kamis (26/3/2026).
Forum ini mempertemukan pihak perusahaan, perwakilan tenaga kerja, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Tujuannya mencari titik temu sekaligus solusi atas permasalahan yang berkembang di lapangan.
Dalam jalannya audiensi, isu-isu strategis langsung menjadi sorotan.
Mulai dari pemenuhan hak tenaga kerja, dinamika hubungan industrial, hingga kepatuhan perusahaan terhadap aturan perizinan yang berlaku.
Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Mitroatin, yang memimpin jalannya rapat menegaskan bahwa audiensi ini merupakan bentuk nyata fungsi pengawasan DPRD sekaligus tindak lanjut atas aspirasi masyarakat.
“Audiensi ini menjadi ruang klarifikasi sekaligus upaya kami memastikan perusahaan berjalan sesuai aturan dan tetap memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja,” tegasnya.
DPRD pun mendorong seluruh perusahaan di Bojonegoro untuk tidak hanya beroperasi secara legal, tetapi juga bertanggung jawab terhadap para pekerjanya.
Dari sisi regulasi, anggota Komisi A DPRD Bojonegoro, Sudjono, menyoroti pentingnya legalitas perizinan.
Ia menekankan bahwa setiap aktivitas usaha harus selaras dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Sementara itu, Komisi C turut menaruh perhatian pada dampak operasional perusahaan terhadap lingkungan sekitar, termasuk potensi gangguan yang dirasakan masyarakat Bojonegoro.
Di hadapan forum, perwakilan tenaga kerja menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan.
Mereka berharap adanya solusi konkret yang bisa segera direalisasikan.
DPRD Bojonegoro menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka dan konstruktif antara perusahaan dan pekerja menjadi kunci utama dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat dan berkelanjutan.
Melalui audiensi ini, DPRD Bojonegoro berharap persoalan yang ada tidak berlarut-larut dan dapat segera menemukan jalan keluar yang adil bagi semua pihak. (er)







