BEKASI – Aksi tidak terpuji seorang pengemudi mobil di Bekasi kembali menyita perhatian publik.
Kali ini, sebuah video yang memperlihatkan cekcok antara pengemudi mobil dan pemotor di kawasan Lagoon, Bekasi, viral di media sosial dan memantik kemarahan warganet.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @bandungterkini pada Jumat, 30 Januari 2026, terlihat seorang pengemudi mobil Toyota Innova hitam bernomor polisi B 2949 PKN terlibat adu mulut dengan seorang pengendara sepeda motor.
Peristiwa itu bahkan sempat dilerai oleh warga sekitar yang berada di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan unggahan tersebut, insiden bermula saat pemotor sudah berhenti di jalur yang semestinya karena lampu lalu lintas menyala merah.
Namun, pengemudi mobil di belakangnya diduga tidak sabar dan terus membunyikan klakson, seolah memaksa pemotor untuk maju.
Merasa tindakannya berbahaya dan melanggar aturan lalu lintas, pemotor kemudian memberikan teguran.
Teguran itulah yang diduga memicu emosi pengemudi mobil hingga berujung cekcok.
“Pelaku mengejar korban, merusak kendaraan, hingga melakukan tindakan tidak terpuji dengan meludahi korban sebelum melarikan diri,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.
Dalam video yang beredar, terdengar suara pemotor dengan nada kaget dan kecewa usai diludahi.
“Wah, diludahin ini, Ya Allah,” ucapnya.
Tak hanya aksi meludah yang memancing emosi publik, nomor polisi mobil yang digunakan pelaku juga menjadi sorotan tajam warganet.
Sejumlah pengguna media sosial menduga pelaku menggunakan pelat nomor palsu, sehingga meminta pihak kepolisian untuk segera menelusuri dan mengusut kasus tersebut secara menyeluruh.
Video tersebut telah ditonton lebih dari 199 ribu kali dan dipenuhi ribuan komentar bernada kecaman.
Banyak warganet menilai tindakan pelaku mencerminkan arogansi di jalan raya dan tidak boleh diselesaikan secara damai begitu saja.
Kolom komentar unggahan tersebut dipenuhi seruan agar korban melaporkan kejadian itu ke pihak berwajib.
Sebagian besar warganet menilai tindakan meludah merupakan bentuk penghinaan serius yang meninggalkan luka psikologis.
“Respect sama yang diludahin masih bisa sabar. Pantau terus sampai viral dan pelakunya ditangkap,” tulis akun @tris****o.
“Diludahin itu sakit hatinya nggak bakalan hilang. Laporin Bang, jangan mau damai,” komentar akun @abo*****2.
Ada pula warganet yang menyoroti dugaan pelanggaran hukum lain jika benar pelat nomor yang digunakan palsu.
“Pemalsuan plat nomor itu kejahatan serius karena menyangkut identitas negara. Harus didalami,” tulis akun @mik****k.
Menariknya, salah satu komentar mengaku sebagai adik korban dan meminta bantuan warganet untuk ikut menyebarluaskan video tersebut agar kasusnya mendapat perhatian serius.
“Bilangin sama abangnya, ogah damai. Kalau cuma video minta maaf, nggak bakal bikin jera,” tulis akun @deg*******n.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya etika berlalu lintas dan pengendalian emosi di jalan raya.
Banyak warganet berharap aparat kepolisian segera turun tangan agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan memberikan efek jera bagi pelaku.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pengemudi maupun tindak lanjut atas viralnya insiden tersebut. (Red)







