Infotaiment

Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, Dinkes Bojonegoro Kenalkan Metode Modern Ini

aksesadim01
4
×

Cegah Kanker Serviks Sejak Dini, Dinkes Bojonegoro Kenalkan Metode Modern Ini

Sebarkan artikel ini
IMG 20260222 WA0005

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat langkah preventif dalam menjaga kesehatan perempuan.

Salah satu upaya nyata dilakukan melalui edukasi publik tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks menggunakan metode modern HPV DNA Test.

Melalui program dialog interaktif SAPA! (Selamat Pagi Bojonegoro) di Radio Malowopati FM, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro mengangkat tema “HPV DNA Test Revolusi Skrining Kanker Serviks yang Lebih Akurat.”

Talkshow yang dipandu penyiar Lia Yunita ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni dr. Lucky Imroah, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Bojonegoro, serta dr. Erni Yuni Ambarningsih dari Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro.

Dalam dialog tersebut ditegaskan bahwa kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan.

Ironisnya, penyakit ini sebenarnya dapat dicegah apabila terdeteksi lebih awal.

dr. Lucky Imroah menjelaskan bahwa penguatan pendekatan promotif dan preventif sangat penting.

Perempuan diharapkan tidak menunggu hingga muncul gejala berat atau stadium lanjut untuk memeriksakan diri.

“Deteksi dini adalah kunci. Dengan skrining yang tepat, kita bisa mencegah risiko yang lebih besar,” tegasnya.

HPV DNA Test merupakan metode skrining terbaru yang mampu mendeteksi keberadaan DNA virus Human Papillomavirus (HPV), virus berisiko tinggi yang menjadi penyebab utama kanker serviks.

Berbeda dengan metode konvensional seperti IVA atau Pap Smear, HPV DNA Test dinilai lebih sensitif dalam mendeteksi infeksi sejak tahap awal.

Prosedurnya pun relatif sederhana. Sampel diambil dari leher rahim, lalu diperiksa di laboratorium untuk mengetahui ada tidaknya DNA virus HPV berisiko tinggi.

dr. Erni Yuni Ambarningsih menegaskan bahwa pemeriksaan ini aman, cepat, dan memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dibanding metode sebelumnya.

Keunggulan lain dari HPV DNA Test adalah kemampuannya memperpanjang interval skrining karena hasilnya lebih presisi.

Selain itu, metode ini membantu tenaga kesehatan menentukan langkah pencegahan maupun penanganan secara lebih cepat dan tepat sasaran.

Melalui siaran edukatif ini, masyarakat khususnya perempuan didorong untuk tidak lagi ragu melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi secara berkala.

Kesadaran deteksi dini menjadi fondasi utama dalam menekan angka kematian akibat kanker serviks.

Dengan skrining yang lebih modern dan akurat, peluang pencegahan semakin besar, dan kualitas hidup perempuan dapat tetap terjaga.

Pemkab Bojonegoro berharap kampanye kesehatan melalui media radio ini mampu menjangkau lebih luas lapisan masyarakat serta membangun budaya peduli kesehatan sejak dini. Karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. (er)