Infotaiment

BMT NU Ngasem Dipuji Wamenkop, Bojonegoro Siap Jadi Model Koperasi Jawa Timur

aksesadim01
8754
×

BMT NU Ngasem Dipuji Wamenkop, Bojonegoro Siap Jadi Model Koperasi Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
IMG 20260209 WA0021

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mendampingi Wakil Menteri Koperasi Republik Indonesia, Hj. Farida Farichah, dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Holding Koperasi BMT NU Ngasem Tahun Buku 2025, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ballroom KH Hasyim Asy’ari, BMT NU Ngasem, Kecamatan Ngasem tersebut sekaligus dirangkai dengan peluncuran buku “Transformasi Koperasi Modern”, yang menjadi simbol komitmen koperasi NU dalam menjawab tantangan ekonomi masa kini.

Dalam sambutannya, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menegaskan bahwa BMT NU Ngasem merupakan contoh nyata koperasi yang tumbuh sejalan dengan nilai dasar koperasi, yakni kerja sama dan gotong royong demi kesejahteraan anggota.

Menurutnya, capaian BMT NU Ngasem patut diapresiasi karena telah mampu menggerakkan roda ekonomi hingga hampir menyentuh angka setengah triliun rupiah, serta memiliki aset yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

“Model seperti ini sangat layak direplikasi di daerah lain, khususnya di Jawa Timur. Namun, koperasi tidak boleh hanya berorientasi pada keuntungan. Nilai sosial dan profesionalisme harus berjalan seimbang,” tegas Farida.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan rasa bangga atas eksistensi dan kontribusi BMT NU Ngasem terhadap pembangunan ekonomi daerah.

Ia menyebut, BMT NU Ngasem kini tidak hanya berfungsi sebagai lembaga keuangan syariah, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata edukatif dan ekonomi lokal.

“Di kawasan ini masyarakat bisa menikmati paket wisata lengkap, mulai dari Kayangan Api, mini zoo, BMT NU Ngasem, hingga kebun belimbing.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan terus memberikan dukungan,” ujar Nurul Azizah.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Pemkab Bojonegoro saat ini telah menuntaskan pembangunan gedung untuk 9 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tersebar di berbagai wilayah.

Program tersebut sejalan dengan agenda nasional Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi desa dan ketahanan pangan.

Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga telah mengimplementasikan sejumlah program prioritas nasional, di antaranya Makan Bergizi Gratis, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, serta penguatan ketahanan pangan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan di daerah. (er)