LAMONGAN – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat diwujudkan melalui kegiatan pengobatan gratis yang digelar di Balai Desa Wedoro, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Jumat (30/10/2026).
Sekitar 200 warga memanfaatkan layanan tersebut untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan tanpa dipungut biaya.
Kegiatan sosial yang diprakarsai Kepala Desa Wedoro, Sunari, ini menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat desa.
Pelaksanaannya juga melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, tenaga medis, hingga TNI-Polri.
Babinsa Koramil 0812/24 Sukorame, Sertu Supadi, turut hadir mendampingi kegiatan tersebut.
Kehadirannya tidak hanya untuk mendukung kelancaran pelayanan, tetapi juga membantu warga yang membutuhkan pendampingan selama proses pemeriksaan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang datang untuk memanfaatkan kesempatan memperoleh layanan kesehatan secara cuma-cuma.
Kegiatan pengobatan gratis ini turut dihadiri Kasi Bang Kecamatan Sukorame Handyan Cipta Aditya, S.E., M.M., dokter Puskesmas Sukorame dr. Judi, Babinsa Desa Wedoro Sertu Supadi, Ps. Kasi Um Aipda Bachtiar, serta seluruh perangkat Desa Wedoro.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan sambutan Kepala Desa Wedoro.
Selanjutnya, tim medis Puskesmas Sukorame memberikan pengarahan sebelum pelayanan pemeriksaan dan pengobatan dimulai.
Di tengah kegiatan, Sertu Supadi ikut membantu mengatur kelancaran aktivitas warga.
Dia juga mengarahkan masyarakat yang datang serta memberikan perhatian kepada para lanjut usia (lansia) dan warga yang membutuhkan bantuan menuju tempat pemeriksaan.
Keterlibatan Babinsa tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan sosial di wilayah binaan.
Menurut Sertu Supadi, pengabdian TNI kepada masyarakat tidak terbatas pada pemeliharaan keamanan wilayah.
Babinsa juga diharapkan hadir dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Babinsa harus selalu hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga mendukung berbagai kegiatan sosial, termasuk pelayanan kesehatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga,” ungkapnya.
Kepala Desa Wedoro, Sunari, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pengobatan gratis tersebut.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah desa, TNI-Polri dan tenaga kesehatan menjadi faktor penting dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat.
Melalui kegiatan semacam ini, warga memiliki kesempatan untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan tanpa harus menanggung biaya pelayanan yang diberikan dalam program tersebut.
Selain membantu masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan, kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara pemerintah desa dan warga.
Sunari berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus terjalin sehingga berbagai program sosial yang dibutuhkan masyarakat bisa terlaksana secara berkelanjutan.
Kehadiran unsur pemerintah dan aparat di tengah masyarakat juga menunjukkan pentingnya kerja bersama dalam meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Sementara itu, dr. Judi dari Puskesmas Sukorame mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan dan tidak menunggu hingga muncul keluhan berat untuk memeriksakan diri.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan untuk mengetahui kondisi tubuh sekaligus membantu mendeteksi kemungkinan penyakit sejak dini, termasuk penyakit degeneratif.
Deteksi dini menjadi salah satu langkah penting agar gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal dan ditangani sesuai kebutuhan medis.
Selain melakukan pemeriksaan, masyarakat juga diajak menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan pola makan, melakukan aktivitas fisik sesuai kemampuan, serta memeriksakan kondisi kesehatan secara berkala merupakan langkah yang dapat mendukung kesehatan keluarga.
Melalui edukasi tersebut, warga diharapkan tidak hanya memanfaatkan layanan pengobatan gratis ketika tersedia, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan secara mandiri.
Bagi masyarakat Desa Wedoro, kegiatan pengobatan gratis ini bukan sekadar kesempatan mendapatkan pelayanan kesehatan.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan pentingnya kepedulian dan kebersamaan dalam menjawab kebutuhan warga.
Kolaborasi pemerintah desa, tenaga kesehatan, TNI, dan kepolisian menjadi contoh bagaimana berbagai unsur dapat mengambil peran sesuai tugas masing-masing demi kepentingan masyarakat.
Dengan sekitar 200 warga memanfaatkan layanan tersebut, kegiatan ini menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan yang dekat dengan lingkungan tempat tinggal memiliki arti penting bagi masyarakat.
Ke depan, sinergi semacam ini diharapkan terus diperkuat agar kegiatan sosial dapat menjangkau lebih banyak warga dan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sejalan dengan semangat Lamongan Megilan Berhasil, kepedulian terhadap kesehatan menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, sejahtera dan memiliki solidaritas sosial yang kuat.
Kehadiran Babinsa di tengah warga pun menjadi pengingat bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari membantu kelancaran kegiatan hingga memberikan perhatian kepada warga yang membutuhkan. (fs)






