TNI/POLRI

Polisi Ngraho Sisir Lokasi Jembatan TBB Bojonegoro Usai Video Dugaan Pungli Viral

aksesadim01
8792
×

Polisi Ngraho Sisir Lokasi Jembatan TBB Bojonegoro Usai Video Dugaan Pungli Viral

Sebarkan artikel ini
IMG 20260223 WA0013

BOJONEGORO – Media sosial diramaikan dengan beredarnya video yang memperlihatkan sejumlah sopir truk diduga dimintai uang saat melintas di portal Jembatan Terusan Bojonegoro–Blora (TBB), tepatnya di Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro.

Video yang beredar luas dan di tonton banyak masyarakat Bojonegoro tersebut memantik perhatian publik dan memunculkan dugaan adanya praktik pungutan liar (pungli) di jalur penghubung strategis antara Jawa Timur dan Jawa Tengah itu.

Menanggapi kabar yang beredar, jajaran Polsek Ngraho, Polres Bojonegoro, bergerak cepat.

Kapolsek Ngraho, AKP Sutaryanto, bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi Jembatan Terusan Bojonegoro–Blora, untuk melakukan pengecekan sekaligus patroli keamanan.

“Kami bersama anggota mendatangi dan melakukan patroli di sekitar jembatan,” ujar IPTU Sutaryanto kepada awak media, Minggu (22/2/2026) malam.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dari hasil patroli di lapangan, polisi tidak menemukan adanya pihak yang melakukan pungutan terhadap sopir truk.

“Saat kami sampai di lokasi, tidak ditemukan orang yang diduga meminta uang kepada sopir truk yang melintas di Jembatan TBB,” jelasnya.

Meski demikian, kepolisian memastikan akan terus melakukan pemantauan rutin guna mencegah potensi gangguan keamanan maupun praktik pungli di kawasan tersebut.

Sebagai informasi, portal pembatas kendaraan di Jembatan Terusan Bojonegoro–Blora dipasang sejak 2 Februari 2026.

Portal tersebut memiliki tinggi 3,5 meter dan lebar 2,1 meter di kedua sisi, serta dilengkapi barikade di bagian tengah.

Pemasangan portal dilakukan sebagai langkah pengaturan kendaraan yang melintas, khususnya untuk membatasi kendaraan dengan dimensi dan muatan tertentu.

Jembatan TBB sendiri menjadi jalur vital penghubung antarprovinsi, sehingga pengaturan arus lalu lintas dinilai penting demi keselamatan dan kelancaran pengguna jalan.

Kapolsek Ngraho juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan.

Ia menegaskan tidak boleh ada pihak yang melakukan pungutan tidak resmi terhadap pengguna jalan.

Kepolisian, lanjutnya, akan terus melakukan patroli berkala untuk memastikan kawasan Jembatan TBB tetap aman dan kondusif.

Publik pun diharapkan bijak dalam menyikapi informasi yang beredar serta tidak mudah terprovokasi sebelum ada kepastian fakta di lapangan. (er)