Infotaiment

Tak Mau Urus Pajak Saat Puasa, Warga Padati Samsat Bojonegoro

aksesadim01
8749
×

Tak Mau Urus Pajak Saat Puasa, Warga Padati Samsat Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260218 WA0012

BOJONEGORO – Sehari menjelang bulan suci Ramadan 1447 H yang berdasarkan keputusan pemerintah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, suasana di Samsat Bojonegoro mendadak dipadati wajib pajak.

Ratusan kendaraan roda dua maupun roda empat memadati area parkir hingga antrian meluber sampai ke gerbang pintu masuk.

Sejak layanan dibuka pukul 08.15 WIB, barisan kendaraan sudah mengular panjang.

Lonjakan ini dipicu oleh momentum pergantian pelat nomor yang rata-rata jatuh tempo pada Februari, sekaligus dimanfaatkan warga sebelum memasuki bulan puasa.

Salah satu wajib pajak, Siti Juwariyah, warga Kecamatan Kepohbaru, mengaku sudah tiba di lokasi pukul 08.10 WIB.
Namun saat datang, antrian sudah dipenuhi ratusan sepeda motor.

“Datang sudah antre panjang sampai gerbang. Sekitar jam 09.30 baru bisa cek kir dan isi formulir. Selesainya hampir jam 11.00 WIB,” ujarnya.

Ia menyebut proses pelayanan berjalan normal, namun memakan waktu cukup lama karena tingginya jumlah masyarakat yang mengurus administrasi kendaraan.

Menurutnya, banyak warga sengaja memilih H-1 Ramadan untuk menyelesaikan kewajiban pajak agar lebih tenang saat menjalankan ibadah puasa.

“Besok sudah puasa, malas kalau harus bepergian jauh-jauh. Jadi saya sempatkan hari ini. Alhamdulillah saya rutin bayar pajak, jadi tenang kalau surat-surat lengkap,” tambahnya.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrian tak hanya terjadi pada layanan pajak tahunan, tetapi juga pergantian pelat nomor lima tahunan yang memang banyak jatuh tempo pada bulan Februari.

Petugas terlihat kewalahan melayani lonjakan wajib pajak, meski alur pelayanan tetap berjalan tertib.

Fenomena ini menjadi gambaran klasik setiap menjelang Ramadan, di mana masyarakat memilih menyelesaikan urusan administrasi lebih awal agar bisa lebih fokus menjalani ibadah.

Melihat tingginya animo masyarakat, warga dihimbau untuk datang lebih pagi dan melengkapi seluruh persyaratan agar proses pelayanan lebih cepat.

Kepadatan di H-1 Ramadan ini sekaligus menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat Bojonegoro dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor. (er)