Infotaiment

Pelajar Bojonegoro Wajib Tau, Angkutan Pelajar Gratis dan Bus Disabilitas Comeback

aksesadim01
9884
×

Pelajar Bojonegoro Wajib Tau, Angkutan Pelajar Gratis dan Bus Disabilitas Comeback

Sebarkan artikel ini
IMG 20260213 WA0023

BOJONEGORO – Kabar menggembirakan datang untuk para pelajar dan orang tua di Bojonegoro.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro memastikan layanan Angkutan Pelajar (Apel) gratis serta Angkutan Sekolah Disabilitas akan kembali beroperasi.

Momentum pengoperasian ditargetkan bertepatan dengan masuk sekolah usai libur Lebaran 2026.

Kepastian ini sekaligus menjawab penantian panjang para wali murid yang berharap armada Apel kembali mengaspal.

Bagi masyarakat, layanan tersebut bukan sekedar fasilitas gratis, tetapi juga solusi keselamatan agar anak-anak tidak perlu mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah.

Sebelumnya, operasional Apel sempat jeda di awal tahun akibat penyesuaian dan proses administrasi.

Kepala Dishub Bojonegoro, Welly Fitrama, menegaskan bahwa program strategis ini tetap berlanjut dan telah dialokasikan dalam APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2026.

“Harapan orang tua dan siswa menjadi perhatian kami. Seluruh tahapan administrasi dan mekanisme operasional sedang kami percepat. Targetnya, layanan siap berjalan kembali saat siswa masuk sekolah pasca Lebaran, sekitar akhir Maret hingga awal April 2026,” jelasnya.

Menurutnya, penyelesaian dokumen menjadi penting agar operasional di lapangan memiliki payung hukum yang kuat serta standar layanan yang terjaga.

Apel sendiri terbukti efektif saat dijalankan pada 2025. Saat itu, 107 armada melayani 7 rute utama di wilayah perkotaan dan sejumlah kecamatan, seperti Baureno, Padangan, Temayang, Tambakrejo, Kalitidu, Ngasem, hingga Sumberrejo.

Tak kurang dari 4.903 siswa dari 88 lembaga pendidikan merasakan manfaat program ini.

Selain itu, Dishub juga menyediakan layanan khusus bagi pelajar disabilitas yang menjangkau 13 lembaga pendidikan, menegaskan komitmen inklusivitas transportasi pendidikan di Bojonegoro.

Melalui pengoperasian kembali Apel dan Angkutan Sekolah Disabilitas, Pemkab Bojonegoro meneguhkan komitmennya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di usia pelajar sekaligus menghadirkan rasa aman bagi keluarga.

Dishub pun menghimbau para orang tua untuk bersabar selama masa transisi administrasi, seraya memastikan peningkatan kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah. (er)