Daerah

Dana Desa Rp106 Juta untuk TPT, Warga Mulyoagung Tuban Minta Evaluasi

aksesadim01
9755
×

Dana Desa Rp106 Juta untuk TPT, Warga Mulyoagung Tuban Minta Evaluasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260207 WA0013

TUBAN – Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, yang bersumber dari APBDes 2025 melalui Dana Desa (DD), menuai sorotan warga.

Proyek yang seharusnya berfungsi menjaga kestabilan tanah justru memicu kekhawatiran karena dinilai dikerjakan tanpa memperhatikan kualitas material dan spesifikasi teknis.

Sejumlah warga menilai pengerjaan TPT terkesan asal-asalan.

Salah satu warga setempat, Mbah Men, mengungkapkan bahwa batu yang digunakan sebagai material utama diduga berkualitas rendah dan tidak sesuai standar konstruksi.

“Pemasangan batunya masih beronga-ronga lalu ditutup semen. Sekitar 60 persen batu yang dipakai itu jenis pedel,” ujarnya, Jum’at (6/2/2026).

Kekhawatiran warga semakin besar karena lokasi TPT berada di dekat jalan poros desa yang setiap hari dilalui kendaraan bertonase berat.

Menurut warga, penggunaan batu jenis pedel sangat berisiko dan tidak layak untuk menahan beban serta tekanan tanah dalam jangka panjang.

“Hampir semua warga di sini paham kualitas bangunan karena melihat langsung proses pengerjaannya. Sebagai masyarakat, kami punya hak untuk mengawasi pembangunan desa,” lanjutnya.

Warga berharap pelaksanaan kegiatan yang bersumber dari Dana Desa benar-benar mengacu pada ketentuan perundang-undangan serta Rencana Anggaran Biaya (RAB), sehingga kualitas bangunan yang dihasilkan tidak sekadar selesai secara administrasi, tetapi juga kuat dan aman digunakan.

Mereka menilai material batu pedel tidak sesuai peruntukan TPT. Idealnya, konstruksi TPT menggunakan batu kali atau batu cadas agar mampu menopang tanah sekaligus menyalurkan aliran air dengan baik.

“Kalau materialnya tidak sesuai, fungsi TPT bisa gagal. Risiko ambrol sangat besar,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, papan proyek mencantumkan pekerjaan pembangunan jalan paving dan TPT sepanjang 87 meter dengan lebar 2,5 meter.

Proyek tersebut menelan anggaran Dana Desa sebesar Rp106.175.000.

Menanggapi keluhan warga, tim media ini menghubungi Kepala Desa Mulyoagung, Moh. Muhail, melalui pesan WhatsApp, Kades menyampaikan bahwa pihak desa akan melakukan evaluasi dan perbaikan.

“Pekerjaan ini masih dalam masa berjalan. Kami akan segera melakukan perbaikan agar TPT aman dan berfungsi sebagaimana mestinya,” tegasnya. (er)