Peristiwa

Gas Bocor, Api Membesar, Dapur SPPG Baureno Bojonegoro Hangus Terbakar

aksesadim01
7863
×

Gas Bocor, Api Membesar, Dapur SPPG Baureno Bojonegoro Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260202 WA0017

BOJONEGORO – Insiden kebakaran terjadi di dapur SPPG Sumuragung 2, tepatnya di Dusun Grogolan RT 04 RW 01, Desa Sumuragung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (2/2/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang pekerja dapur mengalami luka bakar serius dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Baureno, AKP H. Sholeh, S.H., menjelaskan bahwa kebakaran diketahui sekitar pukul 00.30 WIB dan dilaporkan satu jam kemudian atau sekitar pukul 01.30 WIB.

“Api berasal dari kebocoran gas LPG yang kemudian menyambar api kompor di area masak,” terang AKP H. Sholeh, Senin (2/2/2026).

Kejadian bermula saat Ahmad Aditya Rizki Maulana (22), salah satu pekerja dapur, mendengar suara mencurigakan menyerupai kebocoran gas dari area penyimpanan tabung LPG.

Ia kemudian memberitahukan rekannya, Dani Hidayat (25). Keduanya lantas mengecek kondisi tabung gas.

Namun nahas, kebocoran gas justru semakin besar dan gas merambat ke area kompor, sehingga memicu semburan api besar yang langsung membakar dapur sekaligus menyambar kedua korban yang tengah berada di lokasi sebagai chef dapur.

Melihat kejadian tersebut, Rizal, salah satu saksi, segera mematikan aliran listrik dan menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Baureno.

Sekitar pukul 01.00 WIB, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan pemadaman.

Api akhirnya berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 01.10 WIB, sehingga tidak meluas ke bangunan lain.

Akibat kejadian tersebut Ahmad Aditya Rizki Maulana mengalami luka bakar di bagian wajah dan tangan, dan langsung dilarikan ke RS Muhammadiyah Babat.

Sementara, Dani Hidayat mengalami luka bakar di wajah, bahu dan kaki.

Dia sempat dirawat di RS Karangkembang Babat, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Bojonegoro untuk penanganan lanjutan.

Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Kapolsek AKP H. Sholeh menegaskan bahwa di wilayah Baureno terdapat tujuh dapur MBG/SPPG, sehingga aspek keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama.

“Kami menghimbau seluruh pengelola MBG/SPPG agar selalu mengutamakan keselamatan karyawan, terutama dengan kontrol rutin tabung LPG yang rawan kebocoran,” tegasnya.

Kapolsek juga berharap kejadian serupa tidak terulang di dapur MBG lainnya di wilayah Baureno maupun daerah lain. (er)