Olahraga

Pencak Silat Jadi Daya Tarik di Bojonegoro, Kejuaraan Raja Erlangga I 2026 Tuai Apresiasi

aksesadim01
9112
×

Pencak Silat Jadi Daya Tarik di Bojonegoro, Kejuaraan Raja Erlangga I 2026 Tuai Apresiasi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260111 WA0021

BOJONEGORO – Kejuaraan Pencak Silat Regional Championship Raja Erlangga I Tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu (11/1/2026) di GOR MTs Muhammadiyah Kedungadem.

Event bergengsi ini menjadi panggung unjuk prestasi ratusan pesilat muda dari berbagai daerah, sekaligus memperlihatkan tingginya semangat sportivitas dan persaudaraan antarperguruan.

Ajang yang berlangsung selama tiga hari, sejak 9 hingga 11 Januari 2026, merupakan hasil sinergi antara IPSI Cabang Bojonegoro, SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem, dan Perguruan Tapak Suci.

Selama pelaksanaan, kejuaraan berjalan aman, tertib, dan lancar, berkat dukungan penuh aparat keamanan serta masyarakat sekitar.

Pengamanan dan pengawalan kegiatan dilakukan secara maksimal oleh Polsek Kedungadem, Koramil Kedungadem, BKP Kecamatan Kedungadem, serta elemen masyarakat.

Kehadiran mereka memastikan seluruh rangkaian pertandingan berlangsung kondusif hingga partai final.

Persaingan di arena berlangsung sengit dan penuh gengsi.

Setiap pertandingan dinilai secara objektif dan transparan oleh Dewan Juri, sebelum panitia menetapkan para juara umum di masing-masing kategori.

Pada kategori remaja, Kontingen Kampret Fighter keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 9 medali emas, 2 perak, dan 4 perunggu.

Posisi runner.up diraih Kontingen Ponpes Al Bahrain dengan 8 emas, 5 perak, dan 6 perunggu, disusul TSB Academy di peringkat ketiga dengan 5 emas, 11 perak dan 6 perunggu.

Sementara di kategori pra remaja, dominasi ditunjukkan Kontingen Ponpes Al Bahrain yang sukses meraih 11 emas, 4 perak, dan 9 perunggu.

Brotoseno Ngambon menempati posisi kedua dengan 8 emas, 4 perak, dan 4 perunggu, sedangkan TSB Academy berada di peringkat ketiga berkat raihan 7 emas, 17 perak, dan 20 perunggu.

Pada kategori usia dini, TSB Academy tampil luar biasa dan dinobatkan sebagai juara umum dengan perolehan 17 emas, 16 perak, dan 20 perunggu.

Padepokan Sumur Gemuling Bojonegoro berada di posisi kedua dengan 4 emas dan 1 perunggu, sementara Ponpes Al Bahrain menempati peringkat ketiga dengan 3 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Ketua Panitia Pelaksana, Catur Angka Prasetya, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat atas suksesnya penyelenggaraan kejuaraan ini.

Menurut Catur, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi solid antara Perguruan Tapak Suci dan SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem, dengan dukungan penuh para pelatih serta peran aktif OSIS SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem sebagai panitia pelaksana.

Lebih dari sekedar ajang olahraga, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari strategi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Muhammadiyah 3 Kedungadem.

Melalui event pencak silat, pihak sekolah ingin memperkenalkan lingkungan dan potensi sekolah kepada masyarakat luas, khususnya siswa SD dan SMP beserta orang tua.

“Promosi lewat olahraga seperti ini sangat efektif karena melibatkan banyak peserta dan wali murid secara langsung,” ujarnya.

Catur berharap, kejuaraan pencak silat dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan atlet muda, pembentukan karakter, serta sarana positif untuk menjauhkan pelajar dari perilaku negatif seperti tawuran.

Menutup kegiatan, ia berpesan agar seluruh atlet tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas, menjaga kekompakan, dan terus berlatih dengan semangat, baik bagi yang meraih prestasi maupun yang belum berhasil. (er)