TNI/POLRI

Sebelum Ibadah Dimulai, Polisi Pastikan Gereja di Bojonegoro Aman

aksesadim01
6319
×

Sebelum Ibadah Dimulai, Polisi Pastikan Gereja di Bojonegoro Aman

Sebarkan artikel ini
IMG 20251218 WA0009

BOJONEGORO – Menjelang pelaksanaan ibadah umat Kristiani, Polres Bojonegoro melakukan sterilisasi sejumlah gereja sebagai langkah antisipasi gangguan keamanan.

Upaya ini merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, khususnya saat kegiatan keagamaan berlangsung.

Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi melalui Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Kompol Sujono menyampaikan bahwa salah satu gereja yang menjadi fokus sterilisasi adalah Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan WR Supratman, Kecamatan Kota Bojonegoro. Proses sterilisasi dilakukan sebelum jemaat memasuki lokasi ibadah.

“Sterilisasi dilakukan dengan menyisir seluruh ruangan dan sudut gereja menggunakan metal detector serta inspection mirror,” ujar Kompol Sujono, Rabu (17/12/2025).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim khusus Polres Bojonegoro yang dipimpin langsung oleh Kanit Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit).

Petugas memeriksa area dalam maupun sekitar gereja secara detail guna memastikan tidak ditemukan benda mencurigakan yang berpotensi membahayakan keselamatan jemaat.

Menurut Kompol Sujono, sterilisasi merupakan prosedur standar dalam pengamanan kegiatan keagamaan, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan adanya barang berbahaya atau benda yang diduga mengandung bahan peledak.

“Langkah ini bertujuan untuk memastikan tidak ada ancaman yang dapat mengganggu jalannya ibadah, sehingga umat dapat beribadah dengan aman dan khusyuk,” jelasnya.

Setelah proses sterilisasi rampung, pengamanan dilanjutkan dengan penempatan personel gabungan dari Polres Bojonegoro dan Polsek Bojonegoro Kota. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.

Kompol Sujono menegaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.

“Kami hadir untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang. Ini adalah bentuk pelayanan dan tanggung jawab Polri kepada masyarakat,” pungkasnya. (er)