Infotaiment

Bojonegoro Masuk Liga Elite Keterbukaan Informasi, Desa-Desanya Ikut Berkilau

orbitnasional333
7972
×

Bojonegoro Masuk Liga Elite Keterbukaan Informasi, Desa-Desanya Ikut Berkilau

Sebarkan artikel ini
IMG 20251130 WA0004 copy 1280x852

BOJONEGORO – Kabupaten Bojonegoro kembali mencatat prestasi penting dalam perjalanan transparansi publik. Untuk pertama kalinya, daerah ini dipercaya menjadi tuan rumah Gala Dinner dan Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik atau KI Award 2025 Provinsi Jawa Timur, yang digelar megah di Hotel Aston Bojonegoro, Sabtu (29/11/2025).

Kehadiran Bojonegoro sebagai tuan rumah menandai babak baru komitmen daerah dalam membangun pemerintahan yang semakin terbuka.

Tak hanya menjadi tuan rumah, Bojonegoro juga sukses menorehkan pencapaian membanggakan. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berhasil menyabet Penghargaan Kabupaten/Kota Kategori Informatif dengan skor tinggi mencapai 98,70.

Penghargaan bergengsi itu diberikan langsung oleh Komisioner Komisi Informasi (KI) Jawa Timur, Yunus Mansyur Yasin, dan diterima Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.

Prestasi tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan dua desa yang ikut mengharumkan nama daerah. Desa Tikusan, Kecamatan Kapas meraih nilai 96,11, disusul Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu dengan nilai 95,30. Keduanya berhak mendapatkan predikat Pemerintah Desa Informatif.

Penghargaan diserahkan oleh Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi KI Jawa Timur, A. Nur Aminuddin, dan diterima langsung kepala desa masing-masing.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada Komisi Informasi Jawa Timur atas kepercayaan menjadikan Bojonegoro sebagai lokasi penyelenggaraan tahun ini.

Terima kasih kepada Komisi Informasi Jawa Timur. Bojonegoro akan terus memperkuat budaya keterbukaan informasi sebagai bentuk tanggung jawab kami kepada publik,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi tidak hanya menjadi kewajiban hukum, tetapi juga menjadi sarana penting untuk mempercepat penyelesaian persoalan di masyarakat.

Keterbukaan ini sangat membantu kami menyelesaikan banyak hal. Untuk itu, kami mendorong seluruh OPD dan pemerintahan desa agar semakin informatif dan responsif,” tegasnya.

Penyelenggaraan KI Award 2025 di Bojonegoro menjadi bukti kuat bahwa daerah ini tidak lagi sekedar mengikuti arus transparansi, tetapi telah tampil sebagai daerah yang siap memimpin dan menetapkan standar baru tata kelola pemerintahan yang terbuka, modern, dan akuntabel di Jawa Timur.

Dengan torehan tiga penghargaan sekaligus, Bojonegoro menegaskan diri sebagai salah satu daerah paling progresif dalam penerapan Keterbukaan Informasi Publik, serta menjadi referensi bagi daerah lain di Jawa Timur. (pro/er)